Karir dan kehidupan pemain IBL setelah pensiun. Mungkin ada yang belum tahu, atau bahkan banyak yang belum tahu bahwa menjadi pemain sekelas NBA pun sebenarnya tidak menjamin masa depan, khususnya setelah pensiun. Studi-studi tentang ini bisa kita temukan di jagat maya. Ada asumsi seolah menjadi pemain NBA membuat seseorang terjamin hidupnya selamanya. Padahal jelas tidak.

Kehidupan pascapensiun adalah sesuatu yang berbeda. Para pemain NBA, bahkan NBA memikirkan hal tersebut. Usia produktif sebagai pemain amatlah terbatas. Oleh karenanya, kita di Indonesia pun harus memikirkannya. Karir produktif sebagai pemain basket (IBL) adalah sarana atau jembatan untuk kesuksesan karir berikutnya.

Kehidupan pascapensiun seorang pemain IBL sebaiknya sudah dirancang saat ia masih aktif sebagai pemain. Hal ini setidaknya diamini oleh Adhi Pratama Prasetyo Putra. Begitu seorang pemain pensiun, transisi melakoni karir selanjutnya kemudian relatif berjalan mulus.

Ada banyak peluang atau celah yang bisa dimanfaatkan seorang pemain saat ia masih aktif yang nantinya berguna setelah ia pensiun. Adhi Pratama menceritakan pengalamannya. Simak obrolan lengkapnya.

Populer

Clippers Catat Perubahan Musim Paling Bersejarah di NBA
Luguentz Dort Minta Maaf ke Nikola Jokic
Byron Scott: Sudah Waktunya LeBron James Meninggalkan Lakers
James Harden dan Senter-senter yang Bahagia!
Michael Jordan Akhirnya Ikut Bicara Soal Perdebatan GOAT
Rekor Clippers Membaik, Kawhi Leonard: Tugas Belum Selesai
Nikola Jokic Ingin Pensiun Sebelum Wemby Capai Puncak Karier
Luka Doncic 35 Poin, Lakers Menahan Gempuran Knicks
NBA Batalkan Promosi "Magic City" Pada Laga Hawks Pekan Depan
James Harden Cetak 29 Ribu Poin Saat Cavs Atasi 76ers