Rajon Rondo kini resmi membela LA Clippers. Dia juga siap memanaskan persaingan dua klub Los Angeles di NBA, terutama di babak playoff nanti. Rondo sudah tidak sabar bertemu tim yang musim lalu memberinya cincin juara tersebut.

Pemain berusia 35 tahun tersebut bermain di Lakers selama dua musim terakhir. Dia memiliki pengaruh besar tahun lalu, khususnya dalam membawa Lakers meraih gelar juara. Tapi Rondo memutuskan pergi dan menandatangani kontrak dengan Atlanta Hawks. Lalu pada awal paruh kedua musim ini, dia diambil Clippers melalui skema pertukaran pemain.

Sampai sekarang, Rondo belum melakukan debut Clippers karena masalah cedera. Namun kehadirannya membuat persaingan kedua tim Los Angeles semakin panas. Bahkan belum sampai di babak playoff, pembicaraan mengenai Clippers dan Lakers sudah dimulai. Khususnya yang melibatkan Rajon Rondo.

"Itu adalah persaingan yang bagus di liga ini. Saya baru saja mendapatkan sambutan hangat di tim yang baru. Saya juga menantikan persaingan antara dua klub Los Angeles ini," kata Rondo kepada ESPN.

Bergabungnya Rondo dengan Clippers semakin menguatkan pernyataan bahwa dia punya hubungan istimewa dengan Tyronn Lue, kepala pelatih Clippers. Itu juga pernah diutarakan oleh Doc Rivers, mantan kepala pelatih Clippers yang kini membesut Philadelphia 76ers. Rivers menyebut Lue sebagai pembisik Rajon Rondo. Namun baru kali ini keduanya mendapatkan kesempatan berada di tim yang sama.

"Itu menyenangkan. Saya dan Lue, sekitar 10 tahun lalu, pernah tinggal bersama. Tepatnya saat itu Lue mengizinkan saya tinggal di rumahnya di Vegas. Hubungan kami sangat erat. Dia orang yang hebat," puji Rondo.

Kedatangan Rondo diharapkan bisa meringankan tugas Kawhi Leonard dan Paul George. Terutama dalam hal mengatur serangan. Meski dalam pertukaran tersebut, Clippers harus merelakan Lou Williams yang selama ini punya kontribusi besar di tim. Namun pengalaman Rondo, khususnya di babak playoff menjadi alasan utama bagi manajemen Clippers.

Rondo telah bermain dengan beberapa pemain terbaik di NBA. Sebut saja LeBron James, Kevin Garnett, Paul Pierce, Dirk Nowitzki, dan masih banyak lagi. Tapi Rondo belum pernah bermain bersama Kawhi Leonard. Ini yang semakin membuat penasaran.

"Kemampuan Kawhi Leonard sangat bagus. Saya tidak berharap dia jadi fasilitator di tim. Justru dia punya kemampuan untuk menghancurkan lawan," kata Rondo, tentang Kawhi Leonard.

Di saat bersamaan, kehadiran Rondo juga menimbulkan keresahan di kubu penggemar Clippers. Mereka tidak yakin dengan penampilan Rondo, khususnya melihat statistik musim ini bersama Hawks. Dalam 27 pertandingan, Rondo mencetak 3,9 poin dan 3,5 asis per pertandingan. Sangat jauh dari harapan para penggemar. Tetapi Lue mengenal Rondo lebih baik dari semuanya. Oleh karena itu, Lue mungkin tidak mempermasalahkan catatan statistik. Dia membutuhkan Rondo untuk mendorong Clippers di playoff. (tor)

Foto: Yardbarker

 

Populer

Final NBA 2026 Pecahkan Rekor Paling Banyak Ditonton Dalam 28 Tahun
Knicks Juara NBA, Luka Doncic Ucapkan Selamat Kepada Jalen Brunson
Hadiah Uang yang Diterima Knicks Sebagai Juara NBA 2026
Knicks Musim 2025-2026 akan Dikenang Sepanjang Sejarah NBA
Gelar Juara Knicks Picu Rekor Penjualan Merchandise
Karl-Anthony Towns Dapat Pujian dari Magic Johnson
OG Anunoby Dapat Sepatu Khas dari Skechers Setelah Juara NBA 2026
Nike Caitlin 1 Dilepas ke Pasaran Oktober 2026
Benarkah Nike "Mengambil" Shai Gilgeous-Alexander dari Converse?
Pertama Kali di NBA, Delapan Musim, Delapan Juara, dan Delapan Kisah Berbeda